Monday, May 12, 2008

PENTINGNYA PENGAWASAN PENGGUNAAN INTERNET BAGI ANAK-ANAK DAN REMAJA

ABSTRAK
Internet merupakan salah satu media informasi yang sangat cepat. Internet bisa diakses di seluruh dunia asalkan sudah terkoneksi internet. Internet bisa diakses oleh banyak kalangan, mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua. Informasi yang disajikan di internet juga sangat banyak dan bermacam-macam. Informasi tersebut bisa berupa informasi yang mendidik bahkan ada juga informasi yang dapat menjerumuskan dan merusak moral. Sebagai pengguna jasa internet harus bisa memilah-milah mana informasi yang baik dan yang mana informasi yang buruk atau yang dapat merugikan. Anak-anak dan remaja biasanya sangat cepat terpengaruh oleh informasi yang didapatkannya di internet terutama informasi yang dapat merusak moral mereka. Contoh situs yang dapat merusak moral adalah situs pornografi, kekerasan, judi, pencurian, terorisme dan yang lainnya. Untuk menanggulangi hal ini, diperlukan pengawasan dari orang tua maupun pihak lain agar mereka tidak mengakses situs yang dapat merusak moral mereka.
Kata Kuci: Akses, Internet, Situs, Pengawasan
PENDAHULUAN
Penggunaan internet sudah sangat membudaya di setiap kalangan masyarakat. Internet bisa diakses dari kalangan anak-anak sampai orang dewasa. Informasi yang disajikan di dalam internet mulai dari dunia pendidikan, bisnis, hiburan dan yang lainnya. Informasi ini disajikan atau diupload ke internet begitu saja tanpa dilakukan penyaringan terlebih dahulu, sehingga semua kalangan bisa mengambil informasi yang tersedia diinternet. Setiap kalangan mempunyai keperluan informasi yang berbeda-beda. Misalnya, bagi kalangan anak-anak maupun remaja informasi yang seharusnya dicari adalah tentang dunia pendidikan, akan tetapi mereka masih bisa mengakses informasi yang semestinya tidak boleh didapatkan atau diakses. Walaupun sudah banyak situs internet yang memerlukan registrasi terlebih dahulu agar bisa mengaksesnya, seperti dengan menggunakan batas umur tertentu. Akan tetapi data yang dimasukkan bisa saja dimanipulasi oleh pengguna internet tersebut. Hal ini mengakibatkan orang yang tidak cukup umur untuk situs tersebut bisa mengaksesnya dengan leluasa. Salah satu contoh situs tersebut adalah situs pornografi. Mungkin dikalangan orang dewasa situs ini boleh diakses, akan tetapi bagi kalangan anak-anak dan remaja situs ini belum pantas untuk mereka. Anak-anak dan remaja biasanya akan mencoba untuk membuka situs-situs yang dilarang atau belum cukup umur bagi mereka. Hal ini diakibatkan oleh rasa ingin tahu mereka yang sangat besar. Ada kalanya rasa keingin tahuan yang besar ini bisa menjerumuskan mereka ke hal-hal yang kurang baik. Mereka menjadi tidak terkontrol dan terjerumus dalam pergaulan bebas. Untuk menghindari hal tersebut, alangkah baiknya jika mereka diawasi saat mengakses internet. Pengawasan ini bisa dilakukan oleh orang tua, guru maupun orang dewasa di kalangan masyarakat.
SITUS YANG MERUSAK MORAL ANAK-ANAK DAN REMAJA
Banyak situs yang mendidik diinternet, tetapi banyak juga situs yang bisa menjerumuskan kita ke hal-hal yang kurang baik terutama bagi anak-anak dan remaja yang sangat mudah terjerumus kedalamnya. Contoh situs yang bisa merusak moral anak-anak dan remaja maupun orang dewasa adalah situs pornografi, kekerasan, terorisme dan masih banyak yang lainnya.
Sedikitnya 1.100 situs lokal berisi pornografi, kekerasan dan judi yang berpotensial mempengaruhi anak-anak pengguna Internet. Berdasarkan data tim riset Jejak Kaki Internet Protection, situs-situs tersebut terdiri atas 600 situs porno berbahasa Indonesia dan Melayu dan 200 situs asing yang mengandung foto bugil orang Indonesia. Selain itu terdapat 200 situs kategori nonpornografi yang berisi kekerasan, judi, kegiatan ilegal seperti tips pencurian melalui kartu kredit, ideologi politk dan agama sesat hingga teknik-teknik terorisme (Algooth Putranto, 2006).
Dari data tersebut di atas membuktikan bahwa terdapat banyak sekali situs yang sangat berbahaya yang bisa mempengaruhi perkembangan anak-anak dan remaja.
Situs Pornografi
Situs pornografi merupakan salah satu contoh dari beberapa situs yang dapat merusak moral anak-anak dan remaja.
Pornografi didefinisikan sebagai materi yang menunjukkan hal-hal seksual untuk tujuan menimbulkan rangsangan mencakup kecabulan atau obscenity [01]. Pornografi dari bahasa Yunani “pornographia” secara harfiah tulisan tentang atau gambar tentang pelacur (kadang kala juga disingkat menjadi "porn," "pron," atau "porno"), pornografi adalah penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksual manusia dengan tujuan membangkitkan rangsangan seksual [2].
Istilah pornografi diinternet adalah cyberporn. Situs ini berisikan cerita-cerita yang berhubungan dengak seks baik berupa cerpen, novel maupun komik, gambar dan foto bugil, animasi dan video (film) yang menggambarkan kehidupan seksual maupun alat-alat yang ditawarkan yang berhubungan dengan seks. Situs ini tidak baik untuk perkembangan anak-anak dan remaja karena bisa mempengaruhi dari prilaku mereka. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa video maupun foto yang tergolong dalam pornografi yang terlibat adalah anak-anak dan remaja.
Menurut hasil penelitian TV Lab Communications, terdapat 500 lebih cuplikan film porno yang menggambarkan hubungan seks orang-orang Indonesia yang dibuat dengan menggunakan Handphone dan Video Kamera. 90% adegan cuplikan film porno dilakukan oleh anak muda SMA dan Mahasiswa. 8% nya berasal dari rekaman prostitusi, para pejabat pemerintah (DPR dan Pegawai Negeri). 2% nya adalah cuplikan kamera pengintai yang mengambil gambar para wanita-wanita muda yang sedang bugil tanpa sadar di toilet ataupun di kamar hotel [03].
Survei terbatas tim riset Jejak Kaki Internet Protection menunjukkan sedikitnya 97% anak-anak yang disurvei mengaku pernah mengetahui situs porno. Sedangkan 67% mengaku ingin mencoba membuka situs tersebut jika ada kesempatan dan 27% nya mengaku pernah membuka situs porno (Algooth Putranto, 2006).
Dari data tersebut di atas membuktikan bahwa kehidupan seks bebas sudah merambat di kalangan anak-anak dan remaja. Salah satu faktor penyebabnya adalah cyberporn atau situs pornografi yang ada diinternet.
PENGAWASAN PENGGUNAAN INTERNET
Anak-anak dan remaja sebaiknya diawasi dalam melakukan akses internet. Pengawasan ini semestinya dilakukan oleh orang tua mereka.
Hasil survei terbatas tim riset Jejak Kaki Internet Protection yang menunjukkan 97% orang tua tidak pernah mengawasi anaknya saat menggunakan Internet (Algooth Putranto, 2006).
Dari hasil survei tersebut menunjuknya kurangnya pengawasan orang tua kepada anak-anaknya. Pengawasan penggunaan internet bagi anak-anak dan remaja dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu caranya adalah melakukan pengawasan pada tempat-tempat dilakukannya pengaksesan internet. Tempat-tempat pengaksesan internet antara lain: di rumah, di sekolah maupun di tempat-tempat yang memberikan layanan jasa internet seperti warnet.
Di Rumah
Penggunaan internet di rumah biasanya sudah hampir terkendali. Anak-anak maupun remaja yang ingin menggunakan layanan internet akan sangat berhati-hati untuk mengakses situs-situs yang tidak boleh diakses. Akan tetapi mereka akan lebih leluasa untuk mengakses situs terlarang tersebut jika dirumahnya tidak ada sanak saudara maupun orang tuanya atau mereka akan menggunakan kesempatan pada saat tidak dipantau oleh orang tua mereka. Mereka akan membuka situs terlarang tersebut dengan sembunyi-sembunyi.
Pengawasan terhadap anak-anak maupun remaja pada saat mengakses internet dirumah sangat mudah. Pengawasan tersebut dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah sebagai berikut.
· Pada saat mereka melakukan akses Internet, sebaiknya mereka didampingi oleh orang tua atau sanak keluarga yang lainnya. Hal ini membuat anak-anak atau remaja tidak mempunyai kesempatan untuk mengakses situs yang tidak sepantasnya mereka akses.
· Jika tidak bisa mendampingi mereka, sebaiknya orang tua sesekali memantau mereka.
· Memberikan jadwal pengksesan Internet kepada mereka. Jadwal ini diusahakan agar sesuai dengan waktu senggang yang dimiliki oleh orang tua. Dengan jadwal ini orang tua bisa mendampingi anaknya saat melakukan akses internet.
Di Sekolah
Selain dirumah pengksesan internet juga bisa dilakukan di sekolah. Biasanya anak-anak maupun remaja tidak berani untuk mengakses situs-situs yang dilarang untuk seusianya. Banyak hal yang membuat mereka takut untuk mengakses situs tersebut. Salah satu penyebabnya adalah peraturan ketat yang ada disekolahnya. Meskipun demikin, ada juga sebagian dari mereka berani membuka situs tersebut dengan sembunyi-sembunyi. Untuk menghindari hal tersebut, maka pengwasan yang dilakukan oleh petugas internet harus diperketat. Pengawasan ini bertujuan agar anak didik di sekolah tersebut tidak berani untuk membuka situs yang dilarang.
Di Warnet
Warnet merupakan suatu tempat yang memberikan jasa internet kepada orang yang memerlukannya. Sebagian besar akses internet dilakukan di warnet. Pengguna jasa internet mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa. Hampir semua warnet memberikan hak kepada pengguna jasa warnet untuk mengakses semua situs yang ada, mulai dari situs yang mendidik sampai dengan situs yang dapat merusak moral mereka.
Pengawasan akses internet di warnet sangat sulit. Salah satu caranya adalah orang tua harus menemani anaknya untuk mengakses internet. Dengan demikian anak-anak maupun remaja tidak memiliki kesempatan untuk mengakses situs yang kurang mendidik bahkan dapat merusak moral mereka.
PEMBATASAN AKSES INTERNET
Selain melakukan pengawasan akses internet, juga diperlukan pembatasan akses internet terhadap situs-situs yang dapat merusak moral maupun yang berbahaya. Pembatasan akses internet ini bisa dilakukan dengan menginstal software yang dapat menyaring situs-situs yang berbahaya.
DAFTAR PUSTAKA
[01] “Penerapan Peraturan / UU Pornografi di Negara Lain”, http://ruuappri.blogsome.com/2006/05/, tanggal akses 14 September 2007.
[02] “Pornografi, dari Wikipedia Indonesia, Ensiklopedia Bebas Berbahasa Indonesia”, http://id.wikipedia.org/wiki/Pornografi, tanggal akses 14 September 2007.
[03] “Anak Muda Seneng Bugil di Depan Kamera?”, http://www.rohmat.web.id/?p=59, tanggal akses 14 September 2007.
[04] Algooth Putranto, 2006, ”1.100 Situs kategori terlarang ancam anak”, http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=477&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&pared_id=416195&patop_id=W44, tanggal akses 17 September 2007.

1 comments:

Dhimaz on December 8, 2010 at 11:17 PM said...

nice share...

Yang mau donasi, silahkan disini ....

Bagi para donatur yang ingin melakukan donasi ke webblog ini, silahkan klik tombol Donate. Atau pilih jenis donasi yang lainnya....

Entri Populer

Daftar Pay Per View (PPV / CPM) disini dapatkan penghasilan $2 s/d $4 per CPM

Get paid To Promote at any Location

All Post

Antivirus - Avira/Antivir - Dowload Master (1) Antivirus - Avira/Antivir - Update Manual (1) Antivirus - Kaspersky - Download Update (1) Antivirus - Smadav (1) AP01 - Dasar-Dasar Adobe Photoshop (13) AP02 - Free Download Brush (3) AP04 - Efek Teks (1) AP05 - Kreasi Foto (5) AP07 - Download Frame / Bingkai Foto (40) AP08 - Wallpaper (4) AP09 - Kartu Ucapan (5) AP10 - Desainku (11) AP11 - Gallery Photo (1) Aplikasi lucu (2) Artikel Internet (3) Download Tutorial (6) Email Gmail (1) Email Yahoo (1) Forum Diskusi (6) Game Facebook (1) Game Online - IKARIAM (1) Game Pokemon Emerald GBA (11) Games - Farm Frenzy Pizza Party (1) Games - GBA - Map Pokemon Leaf Green (6) Games - Mini Flash - Packman (1) Games - Mini Flash - Play Aim Fire Game (1) Games Online (11) Games Online - Naruto Arena (1) Games Online - Pokemon Black (1) Games Online - Pokemon TPPCRPG (1) Games Online - Thecrims (1) Games Online - Travian (7) Games Online - www.pokemonbattlearena.net (1) Games Online LORDS OF WAR ANE MONEY (19) Internet (1) Karya Anak Design Grafish (Extra Desain) (3) Kata Kata Mutiara untuk Motivasi (1) Kesehatan - Bahaya zat kimia (2) Kesehatan - Rokok (3) Kesehatan - Test Buta Warna (7) Lain-lain (2) Link Site Bagus (2) Lirik Lagu - Indonesai - Armanda (1) Lirik Lagu - Indonesai - BCL (1) Lirik Lagu - Indonesai - DMasiv (1) Lirik Lagu - Indonesai - Geisha (1) Lirik Lagu - Indonesai - Gita Gutawa (1) Lirik Lagu - Indonesai - Kotak (1) Lirik Lagu - Indonesai - Nindy (1) Lirik Lagu - Indonesai - SHE (4) Lirik Lagu - Indonesai - Warteg Boys (1) LordWM 04 Battle (3) Map Game Pokemon Emerald GBA (11) Pemrograman (2) Perbaikan (1) Perjalanan dan Objek Wisata (1) Pertanyaan Seputar TIK (1) Ramalan - Kecocokan Pasangan (1) Ramalan - Watak Manusia (2) SMA - Kelas X - Materi TIK (6) SMA - Kelas X - Remidi (1) SMA - Kelas X - Tugas (8) SMA - Kelas X - Tugas Extra Pascal (5) Software - Browser - Mozila Firefox (3) Software - Downloader - Orbit (3) Software - Multimedia - K-Lite Mega Codec (1) Software - WinRAR (1) Tugas Desain Grafis (2) Tutorial (4) Tutorial - Adobe Photoshop (18) Tutorial - Macromedia Flash (4) Tutorial - Microsoft Word (3) Tutorial - Microsoft Word 2007 (2) Tutorial - WinRar (1) Tutorial Blogger (8) Tutorial Blogger - AdsenseCamp (3) Tutorial Delphi (4) Tutorial Facebook (2) Tutorial Microsoft Office PowerPoint 2007 (3) Tutorial Microsoft Office Word 2007 (1) Uang Gratis (4) Uang Gratis - Adsense Camp (3) Uang Gratis - Paid per View (CPM/PPV) (5) Uang Gratis - Pay Per Click or CPM - Iklan (2) Uang Gratis - Paypal (1) Uang Gratis - Ziddu (1) Ucapan Hari Raya / Peringatan (1) ucapan hari raya nyepi (2) Upload File (1) Website (2) website-Alexa Site Info (1)
 

FeedBurner FeedCount

Followers

Full Tutorial 's Fan Box

* Tutorial * on Facebook
Full Tutorial Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template